No icon

Penjelasan Menlu

Kronologis Meninggalnya 4 ABK di Kapal RRT

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan kronologis meninggalnya 4 ABK WNI. Selain itu Kemenlu menyebutkan bahwa pemerintah akan memastikan pemenuhan hak terhadap para ABK WNI dan meminta otoritas Tiongkok untuk melakukan penyelidikan terhadap 4 kapal tersebut dan jika ditemukan pelanggaran maka dilakukan penegakan hukum. Menlu Retno menyebutkan ada 46 ABK WNI yang bekerja di 4 kapal berbendera Tiongkok, masing 15 orang WNI di kapal Long Xin 629, 8 orang WNI di kapal Long Xin 605, 3 orang WNI bekerja di kapal Tian Yu 8 dan ada 20 WNI yang bekerja di kapal Long Xin 606.

Sejak tanggal 14 april 2020 KBRI di seoul telah menerima informasi Kapal Long XIn 605 dan Tian Yu 8 berbendera TIongkok yang akan berlabuh di wusan mebawa abk WNI, mengenai info WNI meninggal di Kapal tersebut, itulah informasi yang diterima KBRI, dengan penelusuran informasi oleh KBRI, didapatkan informasi bahwa Kapal Long Xin 605 dan Tian Yu 8, yang membawa 46 orang ABK WNI sempat berlabuh di Busan. Kapal tersebut sempat tertahan, karena terdapat 35 WNI yang tidak terdaftar di dua kapal tersebut.

Kemenlu mencatat ada 3 ABK di kapal Long Xin 629 yang meninggal dan di larung di laut (burial at sea) dan 1 orang meninggal di RS di Busan, Korea Selatan.

(dok.foto: cnbc indonesia)

Comment